Prediksi Tom Lee: Ethereum (ETH) Bisa Tembus $12.000 Menjelang Akhir Tahun!

Dalam ajang Blockchain Week di Korea Selatan, analis kripto sekaligus pendiri BitMine, Tom Lee, menyatakan bahwa Ethereum (ETH) berpotensi menjadi tulang punggung utama adopsi kripto oleh Wall Street dan bahkan pemerintah Amerika Serikat.

Lee memprediksi harga Ethereum (ETH) bisa melesat hingga $12.000 pada akhir tahun ini.

Ethereum (ETH) sebagai Rantai Netral

Menurut Tom Lee, Ethereum (ETH) adalah “neutral chain” alias rantai netral yang menolak sentralisasi dan bias politik. Hal ini membuat Ethereum jadi pilihan utama bagi raksasa keuangan di Wall Street maupun pemerintahan, termasuk Gedung Putih.

Ia menambahkan, dukungan Washington terhadap kripto, terutama pada era pemerintahan Trump, semakin memperkokoh posisi Ethereum di ekosistem global.

Proyeksi Harga Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC)

Lee menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan Ethereum (ETH). Ia menargetkan harga ETH bisa berada di kisaran $10.000 – $12.000 pada Desember mendatang, dan jika momentum pasar semakin kuat, harga berpotensi naik lebih jauh hingga $12.000 – $15.000.

Sementara itu, untuk Bitcoin (BTC), Lee memperkirakan kenaikan harga menuju $200.000 – $250.000. Menurutnya, kuartal keempat serta kebijakan dovish dari Federal Reserve akan menjadi katalis utama.

Lee juga menilai nilai Ethereum (ETH) terhadap Bitcoin (BTC) akan kembali menyentuh puncak tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Peran Ethereum (ETH) dalam Produk Keuangan dan Teknologi

Salah satu bukti adopsi nyata datang dari DBS Bank, bank terbesar di Singapura, yang baru saja meluncurkan tokenized structured note berbasis blockchain Ethereum.

Langkah ini menandai tonggak penting bagi produk keuangan institusional yang terhubung dengan Ethereum.

Lee menekankan bahwa ekosistem tokenisasi di masa depan kemungkinan besar akan dibangun di atas jaringan Ethereum, termasuk integrasinya dengan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotika. Hal ini membuktikan bahwa Ethereum memiliki potensi lebih dari sekadar aset digital—ia juga merupakan fondasi inovasi teknologi masa depan.

Kesimpulan

Tom Lee percaya bahwa Ethereum (ETH) tidak hanya memiliki prospek untuk spekulasi harga jangka pendek, tetapi juga sedang memasuki apa yang ia sebut sebagai “super cycle” yang bisa berlangsung 10 hingga 15 tahun ke depan.

Dengan dukungan berkelanjutan dari korporasi besar serta adopsi oleh lembaga keuangan, Ethereum berpotensi terus tumbuh dan memainkan peran penting dalam ekosistem keuangan global.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *