MetaMask, wallet kustodian mandiri terkemuka di dunia, secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Polymarket, platform pasar prediksi terbesar. Kolaborasi ini akan mengintegrasikan fungsionalitas Polymarket secara native ke dalam dompet MetaMask, memungkinkan jutaan pengguna untuk berspekulasi mengenai hasil peristiwa dunia nyata secara langsung dari antarmuka dompet mereka. Integrasi ini dijadwalkan akan diluncurkan secara bertahap pada akhir tahun 2025.
Langkah signifikan ini menandai evolusi MetaMask dari sekadar dompet kripto menjadi sebuah hub keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang komprehensif. Dengan adanya integrasi ini, pengguna MetaMask akan dapat dengan mudah berpartisipasi dalam pasar prediksi yang mencakup berbagai kategori, seperti politik, olahraga, tren kripto, dan banyak lagi, tanpa perlu meninggalkan dompet mereka atau berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi (dApp) secara terpisah.
Kemitraan eksklusif ini dipandang sebagai langkah besar untuk meningkatkan aksesibilitas dan adopsi pasar prediksi berbasis blockchain. Pengguna akan dapat menggunakan dana yang ada di dompet MetaMask mereka untuk membeli dan menjual “saham” dari hasil tertentu dari suatu peristiwa. Sebagai contoh, pengguna bisa bertaruh pada hasil pemilihan umum, pemenang pertandingan olahraga, atau bahkan pergerakan harga aset kripto di masa depan.
Dalam sebuah pernyataan, perwakilan dari MetaMask menyampaikan bahwa tujuan dari integrasi ini adalah untuk menyediakan alat keuangan yang canggih kepada siapa saja dan di mana saja. “Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Polymarket dan membawa pasar prediksi mereka yang dinamis ke dalam ekosistem MetaMask. Ini adalah bagian dari strategi kami yang lebih luas untuk mengubah MetaMask menjadi gerbang utama menuju keuangan global yang terdemokratisasi,” ujar pihak MetaMask.
Integrasi ini diharapkan dapat menyederhanakan pengalaman pengguna secara signifikan, menghilangkan hambatan yang seringkali dihadapi oleh pendatang baru di dunia DeFi. Proses yang mulus ini berpotensi menarik gelombang pengguna baru ke platform Polymarket dan pasar prediksi secara keseluruhan.
Peluncuran fitur baru ini akan dilakukan di wilayah-wilayah yang diizinkan oleh regulasi. Pengguna di beberapa yurisdiksi, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, kemungkinan akan menghadapi pembatasan akses karena peraturan setempat terkait pasar prediksi.
Kemitraan antara MetaMask dan Polymarket ini menyusul serangkaian pembaruan besar dari MetaMask, termasuk peluncuran fitur perpetual futures trading dan program rewards. Semua inisiatif ini menegaskan ambisi MetaMask untuk menjadi platform all-in-one yang memenuhi berbagai kebutuhan pengguna di ruang Web3.
